Kebersihan Adalah Teman
Salsa adalah anak yang tidak terlalu pandai. Namun…….ia sangat cinta kebersihan juga baik hati. Sebaliknya Silsi adalah anak yang sangat pintar namun ia jahat dan suka buang sampah sembarangan. Suatu hari Salsa menegur Silsi. “Sil……..kamu itu pintar tapi kok tidak mau buang sampah pada tempatnya sih? Bukankah kamu sudah belajar akan ‘GLOBAL WARMING’?” Kata Salsa kepada Silsi. “Heh……….kamu itu cerewet. Aku kakak kelas kelasmu…….tahu!” Kata Silsi. Memang Silsi adalah kakak kelas Salsa dan orangtua mereka bersahabat jadi nama mereka mirip. “Tapi……….kebersihan itu harus dijaga…….. apalagi kita masih SD……jadi dibiasakan buang sampah pada tempatnya…..” kata Salsa membela yang benar. “Terserah kamu………..aku itu kakak kelasmu jadi seharusnya aku yang mengatur kamu bukan kamu yang mengatur aku…………aku lebih dewasa, lebih pintar. Kamu? Bodoh dan jelek….” kata Silsi mengejek. Tentunya Salsa yang lebih mud a tersinggung. “Sil……..orangtua kita bersahabat namun kenapa kita tidak……? kenapa kau mengejekku Sil….? kenapa kau jahat?”kata Salsa. Matanya mulai penuh air mata. “…………”Silsi terdiam. Ia menyadari ucapannya tadi menyinggung perasaan temanya itu. Salsa berlari pergi.”Apa yang aku katakan?”kata Silsi. Buang sampah pada tempatnya ya? Oke……..pikir Silsi. Sejak tiga hari setelah itu Salsa dan Silsi belum pernah bertegur sapa.. Pada hari keempat Silsi berkata. ”Salsa……….. maafkan aku…….aku mungkin salah…..kau mungkin benar…….dan…..dan aku sudah melakukan yang kau minta………..aku m4embuang sampah pada tempatnya……” kata Silsi. “Kau melakukan semua itu?” kata Salsa. “Ya aku salut padamu……. hal yang menurut orang sepele kau perhatikan” kata Silsi. “Aku sadar………kebersihan itu teman.Teman yang membuat orang lain bahagia”kata Silsi. Aaah…… akhirnya ia sadar juga….pikir Salsa. Mereka berdua lalu berpelukan.
TAMAT









sipp… cerpennya bagus mba.. jgn berhenti menulis ya? Semangat